Sumber: pexels.com

Hidup Dalam Kesempatan
Karya: Alfrendo Nainggolan

Manusia hidup dalam kesempatan
Kesempatan untuk berbuat baik
Kesempatan untuk berbuat jahat
Bahkan, kesempatan untuk tidak menjadi manusia

Banyak manusia menganggap hidup hanya sekedar hidup
Mementingkan diri sendiri dan tidak membutuhkan manusia lain
Sebagian manusia menganggap hidup hanya untuk berbuat kebaikan kepada manusia yang berbuat baik kepadanya
Namun, ada beberapa manusia menganggap hidup untuk berbuat baik ke semua orang
Tak peduli dengan apa yang ia alami, rasakan, dan dapatkan

Kata orang kesempatan tidak akan pernah datang dua kali
Namun, bagi Dia kesempatan selalu datang berkali-kali
Hanya saja manusia tidak sadar akan hal itu

Manusia tercipta dengan derajat yang paling tinggi
Dengan segala organ yang membantunya untuk bergerak
Bergerak mencari kesempatan
Menunggu kesempatan atau membuang kesempatan

Manusia tidak ada yang sempurna
Semua pasti pernah berbuat kesalahan
Kesalahan mempergunakan kesempatan
Hanya saja manusia bisa memperbaikinya
Kesempatan yang telah ia dapatkan itu
Namun, hal ini hanya berlaku untuk sebagian manusia
Yang menganggap setiap kesempatan itu sangatlah berharga

Banyak manusia mengeluh dengan kesempatan yang ia miliki
Kesempatan terlahir sebagai orang tidak berada
Kesempatan terlahir sebagai orang berada
Kesempatan terlahir tanpa adanya ibu
Kesempatan terlahir tanpa adanya ayah
Kesempatan terlahir dengan keterbatasan dan sebagainya
Mereka sering bertanya, “Tuhan, mengapa aku terlahir seperti ini?”
Namun, manusia tidak sadar bahwa itu adalah kesempatan untuk dirinya
Kesempatan bertumbuh, belajar dan memahami

Manusia seringkali diperhadapkan dengan berbagai hal buruk dan menggunakan kesempatan itu hanya untuk mengeluh
Bukannya bersyukur dan berubah
Hal buruk pun merupakan kesempatan
Kesempatan untuk berubah menjadi seseorang yang lebih baik

Memang benar
Terkadang yang diperlukan manusia itu bukan BERKAT-NYA saja, melainkan PROSES-NYA
Dengan adanya kesempatan dipertemukan dengan tantangan, rintangan, halangan
Yang membuat manusia menjadi tangguh dan teguh

Bumi akan terus berputar pada porosnya
Yang bisa saja berhenti sewaktu-waktu dan melenyapkan segala isinya
Begitu juga manusia yang hanya menunggu kesempatan
Untuk dipanggil oleh sang Pencipta
Untuk mempertanggungjawabkan setiap tiket kesempatan
Yang ia lakukan selama masih di dunia.




Editor: Rosa Putri Theresia Sinaga