Kiblat merupakan istilah dalam agama islam yang menunjukkan pada arah yang harus dihadapkan oleh umat Islam ketika melakukan salat wajib. Salat dijadikan sebagai ibadah yang dilakukan oleh umat Muslim sebagai bentuk penghambaan kepada Allah SWT. Dalam keadaan salat, seseorang dapat menyucikan diri, memperkuat iman, dan mempererat hubungan antara manusia dengan Allah SWT dan senantiasa dijaga oleh para Malaikat. Dalam salat, umat Muslim melakukan gerakan-gerakan tertentu seperti ruku’ (membungkuk), sujud (bersujud), dan berdiri dengan membaca ayat-ayat Al-Qur’an serta doa-doa yang telah ditetapkan. Menghadap kiblat adalah salah satu bagian penting salat dalam Islam. Secara istilah, menurut Murthado dalam Mujab (2004: 125) kiblat dapat diartikan sebagai arah menuju Ka’bah (Makkah) lewat jalur terdekat yang mana setiap muslim dalam mengerjakan salat harus menghadap ke arah tersebut. Saat melaksanakan salat, umat Muslim diwajibkan untuk menghadap kiblat sebagai tanda atau simbolisasi kesatuan dalam ibadah. Maka dari itu, salat dan kiblat merujuk pada hal yang begitu suci dan sakral bagi umat Islam. Namun, mengapa salat seakan-akan dijadikan hal mistis dan hal yang menakutkan, bahkan salah satu gerakan salat seperti ruku’ dibuat menjadi gerakan ruku’ terbalik. Kiblat yang seharusnya merupakan hal yang sakral dan positif bagi umat Islam malah dijadikan sebagai judul film horor yang menakutkan.

HJKJKKJLJ;OIOIOKL,KJKJKNBNBNBBMN
BHJJGK



