Ordinary Hero (Hanzi: 平凡英雄) merupakan film drama asal Tiongkok garapan sutradara Tony Chan, yang diangkat dari kisah nyata pada tahun 2021. Ceritanya berfokus pada upaya penyelamatan seorang anak laki-laki Uighur berusia tujuh tahun dari desa Kumairik, Xinjiang, yang mengalami putus lengan akibat kecelakaan. Demi menyelamatkan lengannya, sang anak harus dibawa sejauh 1.400 km ke rumah sakit di Urumqi dalam waktu kurang dari delapan jam, masa krusial yang dikenal dengan istilah golden hours.

Keistimewaan film ini terletak pada keterlibatan berbagai pihak dalam proses penyelamatan: mulai dari warga biasa, polisi, staf ambulans, petugas bandara, pilot, pramugari, hingga tim dokter. Mereka bersatu dalam satu misi mulia—menyelamatkan satu nyawa. Film ini bukan sekadar kisah penyelamatan, tetapi juga menjadi pengingat kuat tentang arti penting solidaritas. Seluruh peristiwa dalam film benar-benar terjadi, dan Chan menggambarkannya kembali dengan riset mendalam, termasuk melibatkan tenaga medis asli dalam proses produksi.

Penampilan emosional dari Li Bingbing, Huang Xiaoming, dan Feng Shaofeng berhasil menghidupkan cerita secara mendalam. Ordinary Hero menghadirkan kisah yang realistis, menyentuh, dan sarat makna. Sinematografinya menyerupai dokumenter namun tetap mengalir dramatis, menghidupkan kembali detik-detik genting yang dipenuhi harapan dan ketulusan.

Lebih dari sekadar drama medis, film ini menyampaikan pesan bahwa siapa pun bisa menjadi pahlawan ketika memilih untuk peduli. Cerita dalam Ordinary Hero tidak hanya menggugah emosi, tetapi juga menginspirasi. Film ini menjadi bukti bahwa solidaritas dan nilai-nilai kemanusiaan masih hidup—dan bahwa satu nyawa pantas diperjuangkan oleh siapa saja.

Editor: Laila Adisti Aulia