Kastil di Kota Kecil Bernama Kutil
Karya: Salsabillah Luthfiyyahningtyas
Datang, datang, datanglah
Kemari, kemari, kemarilah
Dengar, dengar, dengarlah
Gadis kecil yang ingin bercerita tentang si Kancil
Duduk, duduk, duduklah
Duduk tidak disuruh bayar
Bicara, bicara, berbicaralah
Gadis kecil ini ingin mendengar suaramu yang menggelegar
Sapa, sapa, sapalah
Aku ingin melihat senyummu yang merekah
Tunggu, tunggu, tunggulah
Aku ingin menghampiri saat kau berlabuh sendiri
Tidur, tidur, tidurlah
Jangan lupa bangun, lalu kabari aku jika masih bernapas
Pergi, pergi, dan pergilah
Jangan lupa kembali, lalu jual kisah pilumu ke Pasar Loak
Tidakkah kau lihat, gadis kecil yang selalu menatap ke arahmu tapi kau abaikan?
Kabarnya, gadis itu menangis di kamar
Jangan khawatir karena besok, gadis itu akan tetap menatap ke arahmu, lagi
Kali ini jangan abaikan lagi tolong, beri gadis itu ruang tapi bukan ruang kosong
Gadis kecil itu paham kalau kau bukan untuknya
Gadis kecil itu hanya ingin melihatmu, apakah salah?
Harapan yang dibangun oleh gadis itu sudah dilupakannya, Tuan
Jadi tenang saja, kau tidak dibebani oleh harapannya, lagi
Editor: Rosa Putri



